
Lagu Piala Dunia 2026: Daftar Soundtrack, Penyanyi, Dan Faktanya
Lagu Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga menghadirkan rangkaian musik yang menjadi pengiring suasana turnamen. Musik selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Piala Dunia, mulai dari lagu legendaris seperti “Waka Waka” milik Shakira pada 2010 hingga “Wavin’ Flag” yang identik dengan Piala Dunia 2010. Pada edisi 2026, FIFA menghadirkan proyek musik besar melalui album resmi yang berisi berbagai lagu dari musisi internasional.
Salah satu lagu utama Piala Dunia 2026 adalah “DNA (More Than a Game)” yang menjadi lagu resmi atau anthem turnamen. Lagu ini dibawakan oleh kolaborasi besar antara penyanyi opera dunia Andrea Bocelli, produser musik elektronik David Guetta, rapper Megan Thee Stallion, serta penyanyi dan penulis lagu EJAE. Lagu tersebut menggabungkan unsur musik klasik, pop modern, dan elektronik untuk menggambarkan semangat persatuan dalam sepak bola.
Selain anthem utama, FIFA juga merilis album resmi yang terdiri dari 18 lagu dengan berbagai genre dan penyanyi dari berbagai negara. Beberapa lagu yang masuk dalam daftar soundtrack resmi antara lain:
- “Goals” – LISA, Anitta, dan Rema
- “Game Time” – Future dan Tyla
- “Illuminate” – Jessie Reyez dan Elyanna
- “Echo” – Daddy Yankee dan Shenseea
- “Por Ella” – Los Ángeles Azules dan Belinda
- “Three Nations” – 21 Savage, Nata Cano, dan French Montana
- “No Place Like Home” – Major Lazer, Nelly Furtado, dan Davido
- “Energy” – Ava Max dan BIA
- “Champion” – IShowSpeed
- “Dai Dai” – Shakira dan Burna Boy
Fakta Menarik Seputar Soundtrack Lagu Piala Dunia 2026
Fakta Menarik Seputar Soundtrack Lagu Piala Dunia 2026. Salah satu fakta menarik dari musik Piala Dunia 2026 adalah jumlah lagu dalam album resminya. Dengan 18 lagu, album ini menjadi salah satu proyek musik terbesar yang pernah dibuat untuk ajang Piala Dunia FIFA. Berbeda dengan edisi sebelumnya yang biasanya berfokus pada satu lagu utama, edisi 2026 menghadirkan lebih banyak karya musik agar dapat mewakili keberagaman budaya dari negara-negara peserta.
Piala Dunia 2026 juga menjadi edisi spesial karena merupakan turnamen pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Karena itu, musik yang dipilih berusaha menggambarkan keberagaman budaya Amerika Utara dan dunia. Lagu-lagu dalam album resmi menghadirkan kolaborasi antara musisi dari berbagai benua sehingga menciptakan nuansa internasional.
Kehadiran Shakira melalui lagu “Dai Dai” juga menjadi sorotan karena penyanyi asal Kolombia tersebut memiliki sejarah panjang dengan Piala Dunia. Sebelumnya, Shakira dikenal melalui lagu “Waka Waka (This Time for Africa)” pada Piala Dunia 2010 yang menjadi salah satu lagu sepak bola paling terkenal sepanjang masa. Kolaborasinya dengan Burna Boy pada 2026 kembali memperkuat hubungan antara musik Latin dan sepak bola dunia.
Pengaruh Musik Dalam Sejarah Piala Dunia
Pengaruh Musik Dalam Sejarah Piala Dunia. Lagu-lagu Piala Dunia memiliki peran besar dalam membangun identitas sebuah turnamen. Selain menjadi hiburan, soundtrack resmi sering kali menjadi simbol kenangan bagi para penggemar sepak bola. Sebuah lagu dapat mengingatkan masyarakat pada momen pertandingan, kemenangan, maupun suasana perayaan dari suatu edisi Piala Dunia.
Sejak dahulu, FIFA menggunakan musik sebagai cara untuk menyampaikan pesan persatuan dan kebersamaan. Lagu seperti “The Cup of Life” dari Ricky Martin pada Piala Dunia 1998 dan “Waka Waka” dari Shakira pada 2010 menjadi contoh bagaimana musik mampu melampaui batas olahraga dan menjadi fenomena budaya global.
Pada Piala Dunia 2026, perpaduan antara sepak bola dan musik kembali menjadi bagian penting dari pengalaman turnamen. Dengan menghadirkan penyanyi terkenal dari berbagai negara, FIFA berusaha menciptakan soundtrack yang tidak hanya mendukung pertandingan, tetapi juga merayakan keberagaman masyarakat dengan Lagu Piala Dunia 2026.